STAINPress

Pusat Publikasi STAIN Purwokerto

Arsip untuk ‘Populer’ Kategori

PENGUMUMAN PEMENANG DAN NOMINATOR LOMBA ESAI TINGKAT PELAJAR-MAHASISWA NASIONAL BEM-STAIN PURWOKERTO

Ditulis oleh stainpress di/pada Januari 13, 2009

 

Setelah dilakukan proses seleksi terhadap 317 esai yang masuk mengikuti lomba, maka dewan juri memutuskan esai yang menjadi pemenang dan nominator adalah sebagai berikut:


JUARA I: “Khilafah Vs Demokrasi: Relasi antara Agama dan Kekuasaan” karya Gugun El-Guyanie dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;

JUARA II: “Islam Versus Islamisme: Reposisi Islam sebagai Agaa Kekuasaan atau Agama Peradaban” karya Ardiyansyah dari Universitas Langlangbuana Bandung;

JUARA III: “Fundamentalisme: Sengkarut Hubungan Iman dan Kuasa” karya Muhammad Ismaiel dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta;

 

 Nominator: 

  1. Negara dan Agama dalam Panggung Sejarah Ideologi” karya Syah Azis Perangin Angin dari IAIN Walisongo Semarang;
  2. Menampung Islamisme sebuah Tantangan Demokrasi” karya Djohan Radydari Universitas Indonesia Jakarta;
  3. Agama di Tepi Kekuasaan” karya Ahmad Asroni dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;
  4. Power/Knowledge/Corrupt: Telisik Sosiologi Hubungan Kekuasaan dan Agama” karya Firdaus Putra A. dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto;
  5. Agama, Kekuasaan: Suatu Perkwinan yang Dinantikan” karya Salman Rusydie Anwar dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;
  6. Politisasi Agama dan Sindrom Kekuasaan” karya Mohammad Takdir dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;
  7. Tangga-Nada Kuasa Agama” karya Ahmad Khotim Muzaka dari IAIN Walisongo Semarang;
  8. Pancasila, Kekuasaan, dan Politisasi Agama dalam Negara Budaya Patron-Klien” karya Sayfa Aulia Achidsti dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta;
  9. Tujuan Kekuasaan dalam Pengentasan Kemiskinan: Ekonomi Ukhuwah dan Strategi Menuju Islamic Welfare State” karya Hamzah Ali dari Universitas Negeri Jakarta;
  10. Distorsi Definisi Cinta dan Seka: dalam Bingkai Kuasa Modernisme-Barat” karya Isni Ekowati dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto;
  11. Sebuah Mozaik: Heroisme Berkedok Agama (Antara Religi dan Spiritulitas) “ karya I Made Dwi Ariawan dari Universitas Udayana Bali;
  12. Melacak Jejak Premanisme dalam Politik Indonesia” karya Yogi Setya Permana dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta; 
  13. Kekuasaan, Tuhan, Kematian” karya Abdul Aziz Rasjid dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto;
  14. Tubuh Berotak Jamak” karya Ayu Maylani dari Universitas Diponegoro Semarang;
  15. Mewujudkan Parpol Lokal sebagai Representasi Kedaulatan Rakyat di Daerah” karya Adhitya Himawan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta;
  16. Kekuasaan dalam Selimut Kolektivisme Naif” karya Riyadlotu Solikhah dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto;
  17. Politik Kekuasaan dan Agama di Indonesia” karya Muhammad Husni Mubaroq A. dari Universitas Padjajaran dan Parahiyangan Bandung;
  18. Problematika Agama dan Kekuasaan dalam Kemanusiaan” karya Cahyani Ikawoni Putri dari Universitas Airlangga;
  19. Penguasaan atas Nama Agama dalam Kancah Pertempuran InvisiblePerlawanan terhadap Dua Bentuk Penjajahan atas Perempuan” karyaMiftahul Anam dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto;
  20. Agama dan Negara dalam Tradisi Pemikiran Politik” karya Moh Fairuz ad-Dailami dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta;
  21. Islam, Demokrasi, dan Hasrat Kuasa” karya Munawir Aziz dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus;
  22. Agama dan Ruang Perempuan” karya Shinta Ardhiyani U dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto;
  23. Islam dan Nasionalisme” karya Hafid Ismail dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto;
  24. Kartini Mandella dan Barack Soekarnoputri” karya Reza Praditya Yudha dari Universitas Muhammadiyah Malang;
  25. Demokratisasi Ekonomi Islam Indonesia” karya Yontomi dari Sekolah Tinggi Islam Negeri Purwokerto;
  26. Perbedaan Interpretasi Agama dan Pengaruhnya terhadap Masyarakat: Dampak Kepemilikan Kekuasaan” karya Arif Hidayat dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto;
  27. Menggenggam Kekuasaan di Atas Agama” karya Vivi Novi Yanah dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto.

  

Keputusan Dewan Juri di atas bersifat mengikat dan tidak bisa diganggu gugat. Selanjutnya, para pemenang dan nominator akan dihubungi panitia untuk diundang dalam kegiatan Launching Buku para pemenang dan nominator
dan Serah Terima Penghargaan pada tanggal : 14 Maret 2009

di STAIN Purwokerto, Jl. A. Yani No. 40 A Purwokerto.

Selamat bagi para pemenang dan nominator.

 

Dewan Juri:

Drs. Ahmadun Yosi Herfanda

Abdul Wachid B.S., S.S., M.Hum.

Heru Kurniawan, S.Pd. M.A.  

Ditulis dalam Agama, Berita, Islam, Populer, Sastra, what`s New | Bertanda: , , , , , , , , | Leave a Comment »

PENGUMUMAN PEMENANG DAN NOMINATOR LOMBA CERPEN TINGKAT PELAJAR-MAHASISWA NASIONAL BEM-STAIN PURWOKERTO

Ditulis oleh stainpress di/pada Januari 13, 2009

Setelah dilakukan proses seleksi terhadap 434 cerpen yang masuk untuk mengikuti lomba, maka dewan juri memutuskan cerpen yang menjadi pemenang dan nominator adalah sebagai berikut:

 

Juara I : “Pulung” karya Mahwi Air Tawar dari mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;

Juara II : “Prada” karya Agus Hariyanto dari IAIN Walisongo Semarang;

Juara III : “Ada Melati dalam al-Qur’an” karya Eko Triono dari Universitas Negeri Yogyakarta;

  

Nominator:

1.    Rangkaian Sepatu” karya Wita Dwi Maharani Putri dari Universitas Negeri Jakarta;

2.    Lanang Utara” karya Isni Ekowati dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto;

3.    Bunga Tidur untuk Istri” karya Azizah Hefni dari Universitas Islam Negeri Malang;

4.    Klise” karya R.D. Zaki F. dari Institut Pertanian Bogor;

5.    Sebuah Paket di Suatu Subuh” karya Salman Rusydie Anwar dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;

6.    Perempuan dalam Beranda” karya Andi Dwi Handoko dari Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta;

7.    Kereta Ini Keretamu Juga, Mayu” karya Fitra Firdaus Aden dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta;

8.    Gantung Diri” karya Eka Retnosari dari Universitas Pendidikan Indonesia Bandung;

9.    Kedahsyatan Cinta Layla” karya Ahmad Khairul Anam dari IAIN Walisongo Semarang;

10. Dalam Hujan Kenangan” karya Faisal Syahreza dari Universitas Pendidikan Indonesia Bandung;

11. Kalimat yang Tak Pernah Mati di Ujung senja” karya Matroeny el-Moezany dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;

12. Ruh yang Tergantung di Antara Langit dan Bumi” karya Ummu Rasya dari Universitas Muhammadiyah Uhamka Jakarta;

13. Bidadari Bergaun Luka” karya Guntur Alam dari Universitas Islam ’45 Bekasi;

14. Sebelum Akhir Bulan Desember karya F. Rizal Alief dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;

15. Sepotong Cinta dalam Kardus” karya Abdul Aziz Rasjid dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto;

16. Gadis Kecil di Perempatan Lampu Merah” karya Alizar Tanjung dari IAIN Imam Bonjol Padang;

17. Mencarinya di Belantara Ingatan” karya Niduparas Erlang dari Untrita Banten;

18. Tak Semanis Kolak Ibu” karya Saeful Anwar dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta;

19. Kyai Ali” karya Fairuzul Mumtaz dari Universitas Negeri Yogyakarta;

20. Bocah Surga” karya Siti Machmiyah dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto;

21. Mengapa Aku Tak Menjadi Bumi” karya Gayuh Istikmal dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten;

22. Oki Sandra Yunita” karya Teguh Akbar Hidayat dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto;

23. Adzan” karya Johar Dwiaji Putra dari Universitas Brawijaya Malang;

24. Batu-batu Pecah” karya K.F. Fourina dari Universitas Negeri Yogyakarta;

25. Menghakimi Sunyi” karya Abdulloh Amir Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto;

26. Istikharah” karya Angg Aryo Wiwaha dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto;

27. Karena Cinta Aku Bersyahadat” karya Siti Aminah dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto.

 

Keputusan Dewan Juri di atas bersifat mengikat dan tidak bisa diganggu gugat. Selanjutnya, para pemenang dan nominator akan dihubungi panitia untuk diundang dalam kegiatan Launching Buku para pemenang dan nominator
dan Serah Terima Penghargaan pada tanggal : 14 Maret 2009

di STAIN Purwokerto, Jl. A. Yani No. 40 A Purwokerto.

Selamat bagi para pemenang dan nominator.

 

Dewan Juri:

Drs. Ahmadun Yosi Herfanda

Abdul Wachid B.S., S.S., M.Hum.

Heru Kurniawan, S.Pd. M.A. 

 

Ditulis dalam Berita, Islam, Populer, Sastra, what`s New | Bertanda: , , , , , , , , | 1 Komentar »

Islam dan Budaya Masyarakat

Ditulis oleh stainpress di/pada Juli 22, 2008

ISBN: 979-3655-48-2

Penulis: Drs. H. Khariri, M. Ag.

Editor: Ahmad Dahlan & Abdul Wachid B.S.

Dimensi: 14,5 × 21 cm, 247 hal.

Tahun terbit: 2008

Harga: Rp.37.000,-

Tulisan-tulisan Drs. H. Khariri, M. Ag. (cendekiawan muslim dari Banyumas) di dalam buku ini diseleksi, kemudian dipilah-pilah yang dapat dikompilasikan dalam kedekatan kajian sehingga lahirlah buku dengan judul Islam dan Budaya Masyarakat.

Kajian Islam bisa dikaji dalam ragam aspek seperti: pertama; aspek ibadah, latihan spiritual dan ajaran moral, kedua; aspek sejarah dan kebudayaan, ketiga; aspek politik, keempat; aspek teologi, kelima; aspek hukum, keenam; aspek filsafat, ketujuh; aspek mistisme dan kedelapan; pembaharuan dalam Islam.

Kajian di dalam buku ini sengaja dirujukkan pada aspek-aspek tersebut, yang diklasifikasikan kepada empat bab, yaitu bab pertama pembaharuan yang dikhususkan kepada kajian tokoh, bab kedua teologi, bab ketiga ushul fiqh dan fiqh, dan bab keempat sastra (budaya).

Ditulis dalam Agama, Dakwah, Ekonomi, Fiqh, Hukum, Ibadah, Islam, Keluarga, Kependidikan, Muamalah, Pemikiran Islam, Populer, Sastra, Syariah, Tarbiyah, Wanita, what`s New | Bertanda: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Keuangan Publik Islam

Ditulis oleh stainpress di/pada Juli 8, 2008

ISBN: 979-3896-58-2

Penulis: Ahmad Dahlan, MSI.

Editor: Suwito NS.

Dimensi: 13 × 20 cm, 140 hal.

Tahun terbit: 2008

Harga: Rp.30.000,-

Ekonomi Islam sebagai salah satu disiplin ilmu sosial berbasis ajaran dan nilai-nilai Islam, ternyata mengalami perkembangan sangat pesat justru pada saat ekonomi neoliberal telah menjadi mainstream global. perkembangan tersebut ditandai dengan studi ekonomi Islam yang telah diajarkan dinegara-negara muslim dan beberapa universitas di eropa, USA, dan Australia. Perkembangan sistem ekonomi Islam juga ditandai dengan lahirnya lembaga perbankan dan lembaga keuangan Islam non bank di belahan dunia.
Selain itu, terjadi akselerasi lembaga keuangan syari`ah secara kualitas maupun kualitas. Meskipun perbankan syari`ah d Indonesia baru dimulai pada 22 April 1992 dengan berdirinya Bank Muamalat Indonesia (BMI). Negeri ini tertinggal beberapa tahun di belakang Malaysia yang lebih dulu mendirikan Bank Islam Malaysia Berhard (BIMB) tahun 1983. sedangkan Filipina memulainya pada 26 Januari 1990. Padahal Indonesia tergolong negara yang mayoritas beragama Islam, tapi mengapa diantara negara tetangga kita justru tertinggal?
Selain engajar, penulis juga aktif dalam berbagai seminar ekonomi Islam dan lokakarya tingkat lokal dan nasiona, penelitian-penelitian, dan pelatihan perbankan syari`ah ini mengurai sistem ekonimi Islam, termasuk didalamnya tentang lembaga keuangan syari`ah yang mengelola sumber keuangan publik yang dapat menyejahterakan umat.

Ditulis dalam Agama, Dakwah, Ekonomi, Fiqh, Hukum, Ibadah, Islam, Keluarga, Kependidikan, Muamalah, Pemikiran Islam, Populer, Syariah, Tarbiyah, Wanita | Bertanda: , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Shalat Khusyuk Di Tempat Kerja

Ditulis oleh stainpress di/pada Juli 8, 2008

ISBN: 979-2458-51-4

Penulis: Suwito NS.

Editor: Abdul Wachid BS.

Dimensi: 12 × 19,5 cm, 256 hal.

Tahun terbit: 2006

Harga: Rp.25.000,-

Kalau saja spirit shalat sejak thaharah hingga salam dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, maka yang muncul adalah semangat melakukan pengabdian sebaik-baiknya kepada Tuhan dan pelayanan prima kepada manusia. Seluruh usaha yang kita lakukan bermuara pada semangat pengabdian kepada Tuhan dan pelayanan. Imbalan yang bersifat materi seperti gaji atau insentif materi maupun non materi (seperti pujian) adalah efek dari pengabdian itu. Imbalan bukan satu-satunya tujuan, tapi efek dari pengabdian itu.
Dengan semangat ini, kepuasan kerja bukan hanya diukur dengan imbalan materi, tapi kepuasan elakukan sesuatu termasuk kerja diukur dengan nilai atau manfaat bagi sesama. Jika spirit yang muncul sudah demikian, maka kegesitan bekerja, kreativitas bekerja semakin meningkat. Program-program inovatif akan selalu mengalir dari otak kita. Pelakunya sudah barang tentu akan bersinar dibanding yang lain, yang bekerja hanya untuk mendapatkan insentif berupa materi.
Suasana harmonis dalam rumah tangga akan tercipta, semangat untuk melakukan pelayanan baik di tenpat kerja, di masyarakat, maupun di dalam rumah tangga akan menjadi “spirit” hidup. Pasangan hidup dalam rumah tangga tidak dijadikan obyek ekploitasi dei keuntungan diri sendiri. Semangat saling menghargai, mau mendengar pendapat orang lain akan muncul dari semangat ini.

Ditulis dalam Agama, Dakwah, Fiqh, Hukum, Ibadah, Islam, Keluarga, Muamalah, Pemikiran Islam, Populer, Syariah, Tarbiyah, Wanita | Bertanda: , , , , | Leave a Comment »

Menghidupkan Sunnah Nabi

Ditulis oleh stainpress di/pada Juli 8, 2008

ISBN: 979-3896-12-4

Penulis:Muhammad Suraji, M. Ag.

Editor: Suwito NS.

Dimensi: 14 × 20 cm, 204 hal.

Tahun terbit: 2005

Harga: Rp.35.000,-

Menurut Ibn Taimiyah, pengutamaan amalan ibadah yang satu terhadap yang lain (dalam masalah tanawwu` al- `ibadah) dapat diperkenalkan karena termasuk dalam kategori masalah ijtihadiyah. Oleh karena itu, Ibn Taimiyyah menyadari adanya perbedaan pendapat diantara para ulama (termasuk beliau sendiri) dalam menentukan amalan yang lebih utama (afdhal) diantara berbagai ajaran yang terdapat dalam hadis-hadis tanawwu` al-`ibadah. Namun demikian, Ibn Taiiyyah menyarankan agar seseorang hendaknya tidak meleibh-lebihkan keutamaan amalan tertentu atas yang lain (yakni hendaknya mengutamakan sekedarnya saja). Yang urgen lagi yang perlu diperhatikan menurut Ibn Taimiyyah, seseorang hendaknya bersikap moderat dalam memandang berbagai amalan ibadah sebagaimana terdapat dalam hadis-hadis tanawwu` al-`ibadah dan tidak dibenarkan meremehkan, membenci dan menegasikan satu amalanpun dari keragaman ajaran ibadah tersebut karena semuanya merupakan sunnah Nabi yang sama-sama boleh diikuti dan diamalkan.
Sikap modersai, inklusif, akomodatif serta fleksibel sebagaimana ditunjukkan Ibn Taimiyyah dalam menghadapi permasalahan hadis-hadis tanawwu` al-`ibadah kiranya dapat lebih dikembangkan dan dimasyarakatkan sehingga diharapkan dapat mengeliminir pandangan-pandangan picik terhadap ajaran agama, diharapkan juga bisa mendorong semangat ihya` al-sunnah (menghidupkan sunnah Nabi saw), menciptakan suasana khusyuk dalam beribadah, diperoleh keleluasaan dalam wawasan keberagamaan, kemudahan dalam melaksanakan ajaran agama, keluwesan sikap dalam berbeda pendapat serta terbinanya kerukunan, ketenteraman dan keharmonisan dalam berinteraksi sesama intern umat Islam.

Ditulis dalam Agama, Dakwah, Ekonomi, Fiqh, Hukum, Ibadah, Islam, Keluarga, Kependidikan, Muamalah, Pemikiran Islam, Populer, Syariah, Tarbiyah, Wanita | Bertanda: , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Kekerasan Berbasis Gender

Ditulis oleh stainpress di/pada Juli 8, 2008

ISBN: 979-3655-37-2

Penulis: Ridwan, M. Ag.

Editor: Abdul Wachid BS.

Dimensi: 14 × 20 cm, 213 hal.

Tahun terbit: 2006

Harga: Rp.32.000,-

Relasi gender dalam keluarga dalam konteks Islam dibangun melalui institusi hukum yang disebut pernikahan. Konsep perkawinan dalam Islam berada di persimpangan antara ruang publik dan ruang moral keagamaan. perkawinan berada di ruang sosial (publik) karena sifat kontraktualnya, dan ia juga berada di ruang keagamaan karena hak-hak pasangan (dan orangtua) diperoleh melalui praktei keimanan, dan karenanya melalui ketaatan terhadap batasan-batasan yang digariskan Tuhan. batasan-batasan ini dapat dipahami bukan saja dari sudut pandang hak Tuhan, tetapi juga berdasar kebaikan sosial.
Dengan menggunakan alur pikir semacam ini, maka memposisikan lembaga perkawinan dalam Islam tidak bisa semata-mata melihatnya dari sisi pernikahan sebagai aktivitas ritual yang bersifat teologis saja, tapi juga harus dimaknai sebagai peristiwa sosial yang pola relasi antara suami-isteri juga haruslah didasarkan pada asas kepatutan/etika sosial yang hidup dan berkembang dalam masyarakat.

Ditulis dalam Agama, Dakwah, Ekonomi, Fiqh, Hukum, Ibadah, Islam, Keluarga, Kependidikan, Muamalah, Pemikiran Islam, Populer, Syariah, Tarbiyah, Wanita | Bertanda: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Membongkar Fiqh Negara (Wacana Keadilan Gender dalam Hukum Keluarga Islam)

Ditulis oleh stainpress di/pada Juli 8, 2008

ISBN: 979-9659-16-7

Penulis: Ridwan, M. Ag.

Prolog: Naqiyah Mukhtar

Epilog: K.H. Husein Muhammad

Dimensi: 14 × 20 cm, 288 hal.

Tahun terbit: 2004

Harga: Rp.35.000,-

Muatan-muatan atau materi-materi Counter Legal Draft KHI Baru yang diusulkan oleh Tim Pengarusutamaan Gender Departemen Agama RI tahun 2004, sejatinya diarahkan bagi upaya pembaruan Hukum Islam yang sejalan dengan visi kemanusiaan universal Islam dan kemaslahatan kontemporer karena kearah inilah semua keputusan seharusnya bermuara. Sementara itu, pendekatan-pendekatan yang digunakan didalamnya meliputi analisis teks, rasio logis dan qira’ah siyaqiyah (kontekstual). Saya kira apa yang dikemukakan Saudara Ridwan M.Ag. dalam buku ini sejalan dengan pandangan dan pendekatan diatas. Pada akhirnya semuanya akan terpulang kepada para pembaca dan para peneliti masing-masing untuk menyetujui atau tidak gagasan-gagasan pembaruan ti atas. Tetapi, kita harus tetap memperjuangkan Islam sebagai agama yang merahmati umat manusia seluruhnya. (K.H. Husein Muhammad,ulama,pakar gender,aktivis LSM)
Dantara sikap menghargai terhadap diluncurkannya CLD KHI itu adalah dengan mengkajinya secara akademis. Hal ini dapat dilakukan terhadap seluruh aspeknya seperti pada aspek materinya, metodologinya, landasan epistemologisnya, bahkan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat apabila nantinya akan diberlakukan. Sebagai seorang intlektual, penulis buku ini membahas gagasan tersebut dengan cara yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis. (Naqiyah Mukhtar,aktivis perempuan dan anak, ketua Pusat Studi Gender-PSG)
Pembahasan tidak selamanya diterima dengan mudah, apalagi menyangkut hukum Islam. Tak heran apabila Counter Legal Draft (CLD) Kompilasi Hukum Islam (KHI), yang diterbitkan oleh Pokja Pengarusutamaan Gender Departemen Agama RI, dipandang menyesatkanumat islam karena di dalamnya dianggap ada penghalang yang haram dan pengharaman yang halal. Akhirnya, BukuCLD yang sudah di-launching di Jakarta dan dibuka oleh mantan Menteri Agama Prof. Dr. S. Aqil Munawwar tersebut, atas desakan banyak pihak harus dicabut oleh Menteri Agama yang baru Maftuh Basuni dan dilarang beredar.
Mengapa banyak pihak menentang ajuan draft pembauan ini? Adakah sesuatu [atau bahkan banyak] hal yang kontroverrsital di sana? Lalu bagai mana nasib fiqh negara saat ini dan mendatang?
Buku ini membahas sisik-melik CLD-KHI,fiqh negara, dan berbagai aspek penting yang terkandung di dalamnya, seperti:
- masalah pencatatan sebagai rukun perkawinan;
- seorang perempuan dewasa boleh menikahkan dirinya sendiri
- wali tidak diperlukan dalam perlawinan;
- nilai kesaksian seorang peempuan dalam perkawinan;
- perkawinan poligami;
- masa iddah bagi duda;
- nikah kontrak (mut’ah);dan
- masalah reinterpretasi hukum waris.

Ditulis dalam Agama, Dakwah, Ekonomi, Fiqh, Hukum, Ibadah, Islam, Keluarga, Kependidikan, Muamalah, Pemikiran Islam, Populer, Syariah, Tarbiyah, Wanita | Bertanda: , , , , , , , , , , | 1 Komentar »

Berdakwah Dengan Jalan Debat

Ditulis oleh stainpress di/pada Juli 5, 2008

ISBN: 978-979-1277-71-6

Penulis: Siti Uswatun Khasanah

Dimensi: 14 × 21 cm

Tahun terbit: 2007

Harga: Rp.35.000,-

Buku ini muncul dari rasa ingin tahu penulis akan kondisi riil, bagaimana strategi dakwah para pemeluk agama sisionaris (Islam-Kristen) dilakukan. Karena betapapun mereka saling menghormati, namun orang-orang kristen dan Muslim sebisa mungkin akan terus berdakwah menyebarkan keyakinan agama mereka; kedua-duanya merasa mempunyai sebuah misi untuk mengajak seluruh umat manusia. Karenanya, misi dan dakwah dalam berbagai bentuknya selalu dilakukan untuk memberitakan kebahagiaan bagi seluruh umat manusia. Meskipun mereka saling berdampingan satu sama lain, namun masing-masing dari mereka sebetulnya menyatakan klaim yang absolut atas kebenaran. Klaim semacam itu, dengan sendirinya membuat mereka tidak mungkin mengakui kebenaran satu sama lain, dan itulah yang terjadi pada debat terbuka pertama kali di dunia yang disajikan secara elegan dan mencerahkan dengan langsung menghadirkan para muallaf dan murtadin sebagaimana telah diselenggarakan oleh forum Arimatea yang kemudian didokumentasikan dalam VCD ”Muallaf vs Murtadin”. Dari situlah kemudian penulis tertarik juga untuk memngetahui analisis wacaana yang ada pada dakwah mereka.

Ditulis dalam Agama, Dakwah, Hukum, Ibadah, Islam, Kependidikan, Muamalah, Pemikiran Islam, Populer, Syariah | Bertanda: , , , , , , , , , | 1 Komentar »

Fiqh Islam (Antara Orisinalitas dan Modernitas)

Ditulis oleh stainpress di/pada Juli 5, 2008

ISBN: 979-3896-73-6

Penulis: DR. Yusuf Qordlowi

Alih Bahasa: Drs. H. Ansori, M. Ag.

Editor: Ahmad Dahlan, M. Si.

Dimensi: 14 × 21 cm, 96 hal.

Tahun terbit: 2008

Harga: Rp.30.000,-

Komunitas modern pada saat ini telah sangat membutuhkan kemudahan di segala bidang, tidak terkecuali pada informasi-informasi keilmuan berbasis Islam. Tidak ada jalan lain bagi kita kecuali menyesuaikan dengan tingkat modernitas dan kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi kehidupan manusia, khususnya menyodorkan fikh Islam kepada mereka dengan cara yang sesuai dengan mereka.
Kepustakaan berbasis referensi kitab-kitab klasik dengan desain dan aplikasi yang modern didukung oleh teknologi mutakhir merupakan agenda besar yang sangat urgen bagi kebangkitan fikh Islam dan tajdidnya pada masa sekarang. Sistem jaringan (e-networking sistem) dan sistem digital harus dikembangkan di segala referensi Islam, tidak hanya fikh Islam, agar setiap muslim di seluruh belahan dunia dapat mengakses secara capat dan mudah.
Kemajuan yang cukup signifikan da bidang Arabic softwares, e-networking, pengembangan kitab dan buku berbahasa arab dengan sistem digital menjadi indikasi peningkatan kualitas sumber daya manusia Islami. Kiranya hal ini menjadi ruh bagi kebangkitan kembali peradapan Islam dari aspek kualitas insani melalui pengembangan desain dan sistem pembelajaran Islam. Buku Dr. Yusuf Qordlowi ini berbeda dengan karya-karyanya yang lain, karena bukan berisikan fakta-fakta atau materi-materi fikh, namun berisi catatan-catatan Qordlowi (dan beberapa ulama lain) tantang eksistensi dan akselerasi fikh Islam di kalangan umat Islam modern.
Fikh Islam merupakan rangkaian nash-nash yang termaktub dalam Al-Qur’an, sunnah Rosul ataupun manuskrip-manuskrip karya para imam besar sangat spesifik dan sangat istimewa. Fikh Islam lebih istimewa dibandingkan perundangan-undangan Barat yang filosofisnya lrbih berdimensi kemanusiaan belaka tanpa mencangkup dimensi Robbaniyah Qordlowi mengeksplorasi keistimewaan fikh Islam dalam 11 aspek yang komprehensif yang selalu aktual, tumbuh dan berkembang melalui metode-metode itjtihad sesuai dengan perkembangan zaman sebagaimana kaidah (Berubahnya fatwa sesuai dengan perubahan zaman, tempat, keadaan, dan tradisi). Prinsip ini sudah ada sejak masa sahabat, seperti fatwa Umar bin Khattab dalam menyingkapi orang-orang mu’allaf, pembagian tanah lapang, hukum talak tiga, dan sebagainya. Bahkan, secara hakiki prinsip ini sudah dirintis sejak zaman Nabi Saw.

Ditulis dalam Agama, Dakwah, Ekonomi, Fiqh, Hukum, Ibadah, Islam, Keluarga, Kependidikan, Muamalah, Pemikiran Islam, Populer, Sastra, Syariah, Tarbiyah, Wanita | Bertanda: , , , , , , , , , , | Leave a Comment »