Dakwah Antar Individu (Teori dan Aplikasi)
Ditulis oleh stainpress di/pada Juli 5, 2008
![]() |
ISBN: 979-3896-76-0
Penulis: Abdul Basit, M. Ag. Editor: Suwito NS. Dimensi: 14 × 21 cm, 172 hal. Tahun terbit: 2008 Harga: Rp.35.000,- |
”Wamaa’alainaa illal balaaghul mubiin”,artinya ”kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan secara jelas” (Yasin (36) : 17).Inilah salah satu dasar hukum berdakwaah,dan masih banyak lagi ayat didalam al-Quran yang mewajibkan umat muslim untuk berdakwah. Dakwah merupakan sarana vital bagi proses perkembangan dan kemajuan Islam. Oleh karena itu, dakwah merupakan keharusan bagi umat Islam.
Secara historis, kehadiran dan peran dakwah senantiasaberinteraksi dengan perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Dalam kehidupan para Rosul Allah termasuk Muhammad SAW, kehadiran dan peran dakwah memiliki arti yang signifikan bagi kehidupan masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat tidak hanya diperkenalkan dan diajarkan tentang masalah-masalah ibadah mahdhoh, melainkan juga diajarkan bagaimana hidup bermasyarakat dan bernegara karena Islam adalah sebuah din yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. Oleh karena itu, dakwah yang dilakukan Muhammad SAW tidak terlepas dari konteks kehidupan masyarakat sebagai objek dakwahnya. Sebagaimana pesan yang disampaikan oleh Beliau ”Kami perintah supaya berbicara kepada manusia menurut kadar akal (kecerdasan) mereka masing-masing” (H.R. Muslim). Ajaran Nabi ini memberikan kerangka berfikir yang bersifat prinsipil dan metologis dalam pengembangan dakwah.

